
Setelah belajar bagaimana cara membuat Lesson plan yang baik dan benar di postingan sebelumnya, sekarang saatnya saya akan membahas beberapa hal yang cukup penting namun sering diabaikan atau tidak disadari oleh pengajar. Beberapa hal ini dapat mempengaruhi Lesson Plan yang dibuat jadi pastikan Anda tidak melewatkannya.
1. filosofi pengajaran pengajar/institut pendidikan
Seorang pengajar tentu akan membuat Lesson Plan yang didasarkan pada pandangannya tentang materi apa sajakah yang akan diperlukan oleh murid. Tidak jarang juga tuntutan institusi pendidikan(sekolah,universitas) akan pendidikan yang akan diajarkan kepada murid/mahasiswa menghasilkan Lesson Plan yang baku.
2. menyiapkan objectives(goal/tujuan)
Menyiapkan sebuah tujuan yang pasti akan membuat pengajar lebih dapat menentukan jenis kegiatan. Tujuan yang ditentukan juga haruslah merupakan hal yang sesuai dengan tahap perkembangan murid dan dapat dicapai. Artinya sebuah tujuan yang ingin dicapai haruslah realistis.
3. struktur kelas
Yang dimaksud adalah bagaimanakah bentuk kelas yang dianggap lebih efektif dalam mengajar. Ada beberapa tipe yaitu whole-class, small groups, workshops, independent work, peer learning, or contractual. Whole class adalah interaksi guru dengan seluruh murid di kelas secara keseluruhan. Small groups adalah murid membentuk beberapa kelompok kerja. Workshops adalah murid diharuskan melakukan beberapa kegiatan langsung di kelas. Independent work adalah murid bekerja sendiri dalam menyelesaikan tugasnya. Peer learning adalah murid membentuk kelompok yang beranggotakan dua orang dalam belajar bersama. Contractual adalah guru dan murid mengadakan kesepakatan mengenai tugas yang diberikan dan batas akhir pengumpulannya.
4. testing
dalam menguji apakah murid sudah menguasi materi atau belum, dapat dilakukan dengan dua cara. Pertama, dengan memberikan ujian rutin maupun ujian semester(summative assessment). Kedua, adalah mengevaluasi proses belajar itu sendiri mencari kekurangan dan kondisi murid sehingga akan lebih menjawab kebutuhan murid(formative assessment).
5. reliabilitas dari penilaian
penilaian yang dilakukan tiap pengajar akan berbeda dari satu dengan yang lain sehingga masalah ini masih diperdebatkan. Diperlukan adanya penilaian yang lebih pasti dalam mengevaluasi kemajuan murid dalam proses belajar mengajar.
6. evaluasi Lesson Plan
evaluasi harus terus dilakukan oleh pengajar dengan tujuan mencari dan memenuhi kebutuhan murid yang harus terdapat dalam kegiatan mengajarnya.
Sumber : Wikipedia, the free encyclopedia

No comments:
Post a Comment